Pemprov Jateng Luncurkan Layanan Konsultasi Daring “Logis” untuk Tangani Persoalan Psikologis Masyarakat

Pesantenanpati.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) secara resmi melakukan peluncuran layanan konsultasi daring “Logis” (Layanan Online Psikolog Gratis), yang dijadikan sebagai sebuah pintu awal deteksi dini atas sejumlah persoalan psikologis yang ada di masyarakat.

Dalam hal ini, layanan tersebut dapat dilakukan pengaksesan melalui aplikasi JNN Ext 2, sebagai wujud jembut bola agar persoalan kesehatan mental yang dialami oleh setiap masyarakat, khususnya bagi anak dan pelajar dapat tertangani dengan cepat tanpa hambatan dan keterlambatan.

Layanan yang dioperasikan pada jadwal Senin hingga Kamis pukul 11.00-13.00 WIB dan Jumat pukul 10.00-12.00 WIB, itu didukung oleh psikolog profesional dari sebanyak delapan rumah sakit milik Pemprov Jateng.

“Ini adalah bentuk layanan online konsultasi psikolog gratis, yang bisa diakses oleh masyarakat semuanya,” ujar Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, pada Peluncuran Logis, di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, Semarang.

Selain bersama dengan delapan psikolog professional, layanan Logis juga melibatkan Kementerian Agama (Kemenag) dan Dinas Pendidikan (Disdik), yang ditujukan untuk menjangkau anak-anak maupun pelajar dengan persoalan psikologis, seperti stres hingga perundungan (bullying).

BACA JUGA :   Pemprov Jateng Dorong Kemudahan Akses Keuangan Masyarakat

Menurut Luthfi, banyak persoalan psikologis yang selama ini baru mendapatkan perhatian setelah terkuak menjadi kasus yang ramai di publik. Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar layanan Logis dapat disosialisasikan ke sekolah, seiring dengan kampanye pencegahan perundungan.

“Tetapi dengan cara psikologi gratis ini, diharapkan yang mengadu pun bisa dilindungi terkait dengan permasalahan yang ada,” jelasnya, Kamis (02/07/2026).

Perlu diketahui, Dinkes Jateng dalam datanya pada periode Triwulan I 2025 memperlihatkan sebanyak 2,13 juta penduduk dewasa yang telah mengikuti skrining kesehatan jiwa melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Sementara itu, sebanyak sekitar 14.600 orang yang terindikasi dengan gangguan jiwa telah menjalani penanganannya di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *