Rektor Unika Tolak Permintaan Polisi Buat Video Testimoni Positif Pemerintahan Jokowi

Semarang, Pesantenanpati.comRektor Unika Soegijapranata, Semarang, Jawa Tengah, Ferdinandus Hindiarto mengaku dirinya telah dihubungi oleh seorang dari Polrestabes Semarang untuk membuat video narasi positif untuk pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Terkait dengan orang yang meminta saya membuat pernyataan tersebut, saya menghormati yang bersangkutan karena menjalankan tugas yang diberikan atasan, namun kami tidak dapat memenuhinya,” ujar Ferdinand dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (6/2).

Kemudian, Ferdinand melanjutkan bahwa dirinya diberi petunjuk hingga contoh konten yang harus dibuat.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa civitas akademika Unika Soegijapranata netral dan bukan partisan. Pihak kampus membebaskan dosen, staf, hingga mahasiswa bebas memilih sesuai hari nurani.

“Kontennya seperti contoh video-video yang dikirimkan kepada saya. Saya tolak. Kemudian, anggota itu masih meminta untuk membuat pernyataan, saya tolak juga “, kata Ferdinand.

BACA JUGA :   Jokowi Larang Pejabat hingga ASN Buka Bersama, Golkar Ingatkan Tidak Hidup Foya-foya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *