25 Desa di Pati Kekeringan Sepanjang Musim Kemarau 2026, Ribuan Warga Krisis Air Bersih

Pati, Pesantenanpati.com – Sepanjang musim kemarau tahun 2026, fenomena kekeringan ekstrem melanda sebanyak 25 desa di sembilan kecamatan yang ada di Kabupaten Pati. Imbasnya, sejumlah 2.831 kepala keluarga (KK) atau 9.323 jiwa dilaporkan terdampak krisis air bersih.

Dalam hal ini, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalakhar BPBD) Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetyo, mengatakan bahwa Kecamatan Jakenan menjadi wilayah paling parah dengan tujuh desa yang mengalami kekeringan secara bersamaan.

Selain itu, sejumlah wilayah lain di Kabupaten Pati juga turut merasakan dampak dari kekeringan tersebut, di antaranya seperti Kecamatan Gabus, Sukolilo, Kayen, Tambakromo, Winong, Pucakwangi, Jaken, dan Pati.

“BPBD Kabupaten Pati mengalokasikan 44 tangki air berkapasitas empat ribu hingga lima ribu liter bagi warga. Tangki tersebut dipinjam dari Balai Pengembangan Wilayah Jawa Tengah guna mempercepat distribusi bantuan,” jelas Martinus, dikutip dari RRI.

Atas fenomena tersebut, Martinus memberikan imbauan kepada masyarakat Kabupaten Pati untuk lebih bijak menggunakan persediaan air bersih yang saat ini sangat terbatas.

BACA JUGA :   DPRD Pati Gelar Rapat Paripurna LKPJ 2023

Selain itu, pihaknya juga mendorong para petani untuk melakukan peralihan aktivitas berupa penanaman palawija yang dinilai lebih tahan kekeringan dibanding dengan tanaman padi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *