Pesantenanpati.com – Usai sebelumnya ditutup selama dua hari karena longsor, kini jalur menuju Gunung Bromo lewat Pasuruan kembali dibuka.
Petugas bersama warga dan para relawan bergotong-royong membersihkan material longsor. Pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) juga mendatangkan buldoser untuk membersihkan material longsor di Bukit Dingklik, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.
Longsor yang melanda wilayah tersebut diketahui mencapai 15 meter dengan ketebalan 1,5 meter.
“Dengan dibantu warga dan sejumlah relawan, kami melakukan pembersihan material longsor,” kata Septi Eka Wardhani, Kepala Bagian Tata Usaha TNBTS dilansir dari Kompas.
Karena lokasi tersebut merupakan akses satu-satunya menuju Gunung Bromo dari Pasuruan, maka banyak yang membantu membersihkan material longsor termasuk para PKL.
Jalur itu biasanya dipakai petugas TNBTS, pedagang makanan yang biasa mangkal di lautan pasir, maupun jip yang membawa wisatawan.
“Selain alat berat, puluhan orang ikut membantu pembersihan, mulai dari Muspika Tosari, komunitas jeep, PKL, dan warga,” terangnya. (*)







