Mekanisme Penyaluran Bansos Diubah, hanya Fokus Desil 1 dan 2

Pesantenanpati.comMenteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI), Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul mengungkapkan terkait adanya rencana pemerintah untuk mengubah mekanisme penyaluran bantuan sosial (bansos).

Penerima bansos hingga sepanjang 2025 masih tercakup bagi golongan masyarakat yang termasuk ke dalam desil 1-4 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Namun ke depannya, penerimaan bansos hanya dikerucutkan bagi masyarakat dengan klasifikasi desil 1-2 saja.

“Arah kita ke depan nanti program keluarga harapan dan sembako akan difokuskan kepada desil 1 dan 2,” jelas Gus Ipul dalam rapat konsultasi pimpinan Komisi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dikutip dari CNBC Indonesia, Rabu (11/02/2026).

Perlu diketahui, definisi desil 1 menurut pemerintah maupun Badan Pusat Statistik (BPS) adalah kelompok masyarakat dengan klasifikasi miskin ekstrem yang tercatat memiliki pengeluaran di bawah Rp400 ribu per bulannya.

Sementara bagi desil 2, merupakan kelompok masyarakat dengan catatan pengeluaran di bawah Rp600 ribu per bulan dan desil 3 tercatat di bawah Rp900 ribu. Kemudian bagi desil selanjutnya, klasifikasinya berbeda-beda di setiap provinsi.

BACA JUGA :   Kepada Tendik, Gus Ipul Tegaskan Tiga Dosa Besar Pendidikan

Seperti yang terlihat dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat, yang mengkategorikan desil 3 adalah masyarakat hampir miskin dengan pengeluaran Rp800 ribu-Rp900 ribu per bulan.

Kemudian bagi kategori desil 4 adalah bagi masyarakat menengah ke bawah dengan catatan pengeluaran sebanyak Rp1 juta-Rp1,2 juta per kapita per bulan.

Meski begitu, Gus Ipul memberi penekanan bahwa pemerintah masih membuka kesempatan bagi masyarakat dengan golongan desil 3 dan 4 untuk bisa mendapatkan bansos ke depannya, dalam catatan apabila anggaran mencukupi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *