BBPPT Terbesar Asia Tenggara Ada di Depok!

Pesantenanpati.com – Sebelumnya telah diumumkan bahwa Kominfo akan mengadakan proyek Balai Besar Pusat Pengujian Telekomunikasi (BBPPT) di Tapos, Depok, Jawa Barat.

Kini, Johnny G. Plate selaku Menkominfo (Menteri Kominfo) mengungkapkan bahwa proyek tersebut telah rampung hampir 100%, tepatnya 96%.

Johnny G. Plate lanjut menerangkan bahwa proyek ini akan diperkirakan resmi rilis pada bulan Februari 2023.

 

BBPPT

 

Mengutip teknologi.id, BBPPT sendiri merupakan fasilitas yang berguna untuk menguji segala perangkat telekomunikasi dan klaim akan menjadi fasilitas terbesar se Asia Tenggara.

“tinggal 4% lagi, ya akhir bulan ini pasti selesai. Kita bisa lakukan soft launching bulan Februari 2023, itu bangunannya semuanya sudah selesai, sudah bisa untuk pelayanan administrasinya bisa terlaksanakan,” ucap Johnny. G. Plate

Menkominfo Johnny G. Plate kembali menyatakan bahwa BBPPT ini akan menjadi fasilitas pengujian alat telekomunikasi terbesar di Asia Tenggara.

Lahan tempat bangunan BBPPT ini mencapai 22.723 meter persegi.

Bukan hanya menjadi yang terbesar, Menkominfo juga membuat fasilitas laboratorium uji berstandar internasional di hampir setengah bangunan fasilitas ini.

BACA JUGA :   Pendaki Gunung Marapi yang Selamat Akui Tak Tau Status Aktif Gunung

Terdapat 5 laboratorium di BBPPT, masing-masing lab memiliki tujuan dan fungsinya tersendiri.

Lab pertama ialah EMC (Electromagnetic Compatibilty) yang akan melakukan uji coba terhadap seluruh perangkat.

Maksud uji coba tersebut ialah guna menghindarkan efek negatif antarperangkat dan membuatnya kompatibel agar tak saling bersinggungan.

Kemudian terdapat lab terbesar yang bertujuan untuk menguji tingkat keamanan dan kesehatan masyarakat.

Lab kedua ini nantinya akan menguji seluruh perangkat agar kualitasnya terjamin dan aman berguna bagi masyarakat Indonesia.

Lalu lab radio menjadi lab ketiga yang berfungsi untuk mengukur kekuatan dan frekuensi perangkat telekomunikasi agar wilayah Indonesia tidak mengalami gangguan interferensi.

Lab keempat yaitu non-radio yang akan menguji segala perangkat optik yang nantinya akan berguna oleh para operator untuk pembangunan infrastruktur.

Dan lab kelima ialah penguji TV digital yang nantinya berguna untuk kebutuhan broadcasting.

 

Demikian informasi mengenai balai uji lab terbesar se-Asia Tenggara yang ternayat berada di Indonesia, tepatnya di Depok. Keren ya pembaca yang budiman.

BACA JUGA :   Dito Mahendra Terancam Hukuman Mati setelah Jadi Tersangka Senpi Ilegal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *