Balap Liar Berujung Petaka, Satu Pemuda Putus Kaki Usai Adu Banteng

Pesantenanpati.com – Balap liar berujung petaka terjadi di jalan desa dari arah Tlompakan menuju Ngajaran, tepatnya di dekat PLTA Jelog, Kelurahan Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang pada Selasa (30/6/2026) sore.

Satu pemuda dilaporkan mengalami luka berat yaitu kakinya putus usai terlibat kecelakaan adu banteng.

Kejadian bermula saat pengendara sepeda motor Yamaha F1ZR nomor polisi H-5038-NK berinisial AG (17) dan Yamaha F1ZR tanpa nomor polisi berinisial DK (19) melakukan balap luar di jalan desa tersebut.

Namun salah satu pengendara melewati as jalan sehingga terjadi adu banteng.

“Dari hasil penyelidikan awal, kedua pengendara diduga sedang melakukan setting motor dari arah berlawanan. Salah satu kendaraan diduga melewati as jalan dan karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari,” jelas Kasat Lantas Polres Semarang AKP Raymond Daniel Titaheluw, S.Tr.K., S.I.K., M.M.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kedua pengendara mengalami luka-luka. AG warga Kandangan, Kecamatan Bawen, mengalami luka lecet pada kedua kaki dan luka pada bagian mulut.

BACA JUGA :   Waspada! Jasa Penukaran Tak Resmi Rawan Jadi Celah Peredaran Uang Palsu

Sedangkan DK warga Kandangan, Kecamatan Bawen, mengalami luka berat putus pada kaki sebelah kiri.

Kedua korban langsung mendapatkan penanganan medis dan dievakuasi ke rumah sakit, masing-masing di Attin Hospital dan RS Ken Saras.

Satlantas Polres Semarang masih menyelidiki penyebab pasti terjadinya kecelakaan. Masyarakat diimbau meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama dalam penggunaan kendaraan bermotor.

“Kami mengimbau kepada para orang tua agar tidak memberikan kebebasan kepada anak yang belum cukup umur atau belum memiliki SIM untuk mengendarai kendaraan bermotor. Selain melanggar aturan, kegiatan seperti balap liar maupun setting motor sangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *