Banjir Landa Solo Raya, BPBD Jateng Turun Tangan

Pesantenanpati.com – Banjir melanda Solo Raya sejak Selasa (14/4/2026) sore. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah pun turun tangan melakukan penanganan.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi lintas sektoral.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD kabupaten/kota, relawan, PMI, TNI, dan Polri diterjunkan ke lapangan.

“Evakuasi menjadi prioritas. Kami terus bergerak menyelamatkan warga di lokasi yang terdampak banjir,” paparnya.

Penyelamatkan warga menjadi prioritas. Pihak BPBD pun menyiapkan lokasi pengungsian di fasilitas umum seperti masjid hingga gedung sosial.

Pengungsi saat ini mencapai 109 jiwa. Warga terdampak mencapai sekitar 1.900 jiwa.

“Permintaan evakuasi masih terus berjalan. Meskipun hujan mulai reda, air masih bergerak ke wilayah yang lebih rendah,” ujarnya.

BPBD Jateng menggandeng Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan dalam penyaluran bantuan. Bantuan yang diberikan meliputi makanan siap saji, air bersih, serta layanan kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.

Banjir yang terjadi dipicu tingginya intensitas hujan serta meningkatnya debit Sungai Bengawan Solo dan anak sungainya, seperti Sungai Jenes dan Sungai Pepe.

BACA JUGA :   Waspada Cuaca Ekstrem di Jateng 11-13 November 2024

Ke depan, BPBD mendorong langkah jangka panjang berupa normalisasi sungai, serta pembangunan kawasan penampungan air untuk mengurangi risiko banjir berulang.

“Harapannya ada tempat penampungan air, sehingga aliran hujan tidak langsung masuk ke sungai. Ini penting untuk mengurangi beban saat debit tinggi,” tuturnya.

Bergas menegaskan, seluruh personel dan sumber daya tetap disiagakan, mengingat potensi banjir susulan masih terbuka. Masyarakat pun diimbau meningkatkan kewaspadaan hingga kondisi benar-benar aman. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *