Pati, Pesantenanpati.com – Tanah sepanjang 400 meter yang ada di pinggir Sungai Silugonggo, Desa Purworejo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, mengalami penurunan hingga sedalam 1 meter.
Hal tersebut menimbulkan dampak pada sebanyak tujuh bangunan ruko yang miring dan temboknya mengalami retak-retak. Diketahui, tanah tersebut ambles dan rengkah dengan kedalaman dari 50 centimeter (cm) hingga 2 meter.
“Ada tujuh ruko rusak berat. Sementara ini harus pindah, karena kondisi berkurang miring dan anjlok,” ujar Kepala Desa Purworejo, Duwi Sumaryono, dikutip dari Detik, Kamis (10/09/2026).
Menurut Duwi, kejadian tanah ambles tersebut sudah berlangsung sejak satu pekan kebelakang. Kemudian, pihaknya juga sudah mengajukan laporan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, namun belum juga mendapatkan upaya penanganan.
“Untuk sementara belum ada penanganan dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) maupun Kabupaten Pati. Kita sudah memberikan informasi kepada Pak Camat tapi sampai sekarang belum ada info lanjutan seperti masih menunggu,” jelasnya.
Dalam hal ini, Duwi menyebut terkait dengan penyebab dari penurunan tanah ambles tersebut yang disebabkan karena Sungai Silugonggo mengalami kekeringan selama sebulan terakhir.
“Penyebabnya perkiraan menurut analisis karena air sungai surut akhirnya terjadi pergeseran tanah di bawah, akhirnya menyebabkan terjadi penurunan tanah,” katanya. (*)







