Pemprov Beri Bantuan Mahasiswa Asal Aceh hingga Sumut di Jateng yang Terdampak Bencana

Pesantenanpati.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah memberikan bantuan untuk mahasiswa asal Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara yang kampungnya terdampak bencana dan tengah menempuh pendidikan di Jawa Tengah.

Bantuan diberikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng, berupa biaya tempat tinggal selama tiga bulan.

Ada 162 mahasiswa yang menerima. Di antaranya Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), UIN Sunan Kudus, hingga Universitas Terbuka. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp332.100.000. Setiap mahasiswa sedikitnya akan menerima Rp1.950.000.

Penyerahan bantuan itu secara simbolis dilakukan di Gedung Merah Putih, Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Kamis (15/1/2026).

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyampaikan pesan penyemangat kepada para mahasiswa agar tidak berhenti mengejar pendidikan, meski sedang menghadapi cobaan.

“Pendidikan tidak boleh berhenti. Dalam menempuh pendidikan tentu tidak selalu mulus, selalu ada ujian untuk mencapai cita-cita yang luhur,” jelasnya.

Wagub menjelaskan, bantuan itu merupakan realisasi komitmen yang disampaikan Gubernur Ahmad Luthfi saat mengunjungi mahasiswa terdampak banjir dari Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara beberapa waktu lalu.

BACA JUGA :   Sebanyak 1,8 Juta Kendaraan Diprediksi Masuk Jateng, Pemprov Akui Siap

“Harapannya, bantuan ini bisa menjaga semangat belajar mereka, mengejar ilmu, dan kelak kembali membangun daerah asalnya,” jelas Gus Yasin, sapaan akrabnya.

Selain bantuan untuk mahasiswa, Pemprov Jawa Tengah juga telah mentasarufkan (menyalurkan) bantuan kemanusiaan ke tiga provinsi tersebut, dengan total mencapai Rp2,5 miliar.

Ketua Ikatan Mahasiswa Minangkabau, M Ghazza Al Hafidz Hasbi menilai, Pemprov Jateng konsisten menepati janji yang disampaikan sejak awal.

“Kami merespons sangat baik. Apa yang dijanjikan saat kunjungan Bapak Gubernur di Asrama Aceh, benar-benar terealisasi dan terlaksana dengan lancar,” ujarnya.

Ghazza menjelaskan, dari sekitar 500 mahasiswa asal Sumatera Barat yang menempuh pendidikan di Jawa Tengah, terdapat 39 orang yang terdampak langsung banjir, dan telah terdata seluruhnya sebagai penerima bantuan.

Ditambahkan, wilayah terdampak parah di Sumatera Barat antara lain Kabupaten Agam, serta beberapa kawasan di Kota Padang, di mana banyak rumah rusak dan akses jalan terputus akibat banjir.

Alhamdulillah, seluruh 39 mahasiswa yang terdampak dari Sumatera Barat sudah tercover bantuan. Ini sangat berarti bagi kami,” pungkasnya. (*)

BACA JUGA :   Dekranasda Jateng Apresiasi Penyelenggaraan Semarang Fashion Trend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *