Indosat Berikan Ganti Rugi Kuota untuk Pengguna

Pesantenanpati.com – Indosat diketahui akan memberikan kuota gratis bagi pengguna Tri dan IM3 yang terdampak kendala jaringan.

Pada awal tahun 2024, pengguna layanan Indosat Ooredoo dan Tri di Jawa Tengah serta DI Yogyakarta mengalami kesulitan yang cukup mengganggu. Hal ini disebabkan oleh gangguan jaringan setelah terjadi kebakaran pada fasilitas perangkat di Semarang.

Gangguan tersebut menyebabkan hilangnya sinyal bagi sejumlah pengguna, mengganggu aktivitas komunikasi dan akses internet mereka di wilayah tersebut.

Saat ini pihak Indosat sendiri telah mengupayakan perbaikan. Namun beberapa pengguna masih merasakan dampaknya.

Pada Selasa, 2 Januari 2024, Indosat Ooredoo Hutchison mengumumkan pemberian kuota data gratis sebesar 1 GB secara bertahap kepada pelanggan IM3 dan Tri yang mengalami kendala jaringan akibat kebakaran di kantor Pusat Semarang.

Pemberian kuota ini berlaku selama 24 jam, sesuai dengan notifikasi yang diterima oleh pelanggan yang terdampak.

Steve Saerang selaku SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison mengungkapkan bahwa perusahaan secara bertahap pemberian kuota data IM3 dan Tri sebesar 1 GB yang berlaku selama 24 jam sesuai notifikasi yang diterima pengguna yang terkendala.

BACA JUGA :   CKG untuk Anak Sekolah Dilakukan Serentak di Indonesia

Kebakaran terjadi pada Senin, 1 Januari 2024, pukul 09.30 WIB di ruang baterai tower pemancar kantor Indosat Semarang, Jawa Tengah. Kebakaran tersebut menyebabkan hilangnya sinyal Indosat di sejumlah wilayah, termasuk Jawa Tengah hingga DI Yogyakarta.

Kapolsek Banyumanik, Kompol Ali Santoso, menyampaikan bahwa beberapa baterai mengalami kerusakan akibat panas tinggi, kemungkinan disebabkan oleh penggunaan berlebihan pada malam tahun baru. Meski demikian, kepolisian dan tim Indosat terus melakukan penjagaan dan pemeriksaan di lokasi kejadian.

Indosat Ooredoo Hutchison terus melakukan optimalisasi dan peningkatan kapasitas jaringan di area padat penduduk. Perusahaan tersebut juga melakukannya di titik-titik Point of Interest (POI) yang mengalami peningkatan trafik data. Khususnya selama masa liburan awal tahun baru 2024, termasuk di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Meskipun upaya yang diberikan, namun masih banyak pengguna yang mengaku masih mengalami kesulitan jaringan.

Melalui media sosial, banyak pengguna yang masih mengeluhkan hilangnya sinyal dan kendala akses yang mereka alami. Mereka berharap agar masalah ini segera terselesaikan.

BACA JUGA :   Dukung Swasembada Pangan, Jateng Bakal Tambah Luas Tanam 2,3 Juta Hektare di 2025

Steve menyarankan agar mereka mencoba kembali secara berkala dan segera menghubungi pusat layanan pelanggan jika masalah masih berlanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *