Penyakit TBC di Jateng Ditargetkan Tuntas di Tahun 2030

Pesantenanpati.com – Penyakit tuberkulosis atau TBC di Jawa Tengah ditargetkan bisa tuntas pada tahun 2030.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengatakan bahwa target tersebut merupakan amanah dari Presiden.

“Ini adalah amanat dari Presiden, bahwa di tahun 2030 TBC harus tuntas,” ujarnya.

Pemprov berkomitmen mewujudkan Jateng Zero TBC pada 2030. Data Dinas Kesehatan menunjukkan, estimasi TBC di Jateng pada 2025 sebanyak 107.488 kasus. Hingga akhir tahun, sudah ditemukan 90.381 kasus, atau 84,08 persen dari 90 persen target temuan.

Adapun Treatment Success Rate (TSR) atau tingkat keberhasilan pengobatan pada pasien TBC sensitif obat (SO) mencapai 85,40 persen, dan pada TBC resisten obat (RO) 64,62 persen.

Taj Yasin menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, agar pengendalian TBC di Jateng berjalan sukses. Tidak hanya dalam hal pengobatan, tetapi juga edukasi dan pencegahan.

Lebih lanjut, pihaknya mengajak PPTI Jateng untuk menjadi mitra pemerintah.

“Maka dengan PPTI dilantik, saya berharap nanti kolaborasi, kerja sama bisa terwujud, syukur-syukur di tahun 2026 bisa kita capai targetnya,” jelasnya.

BACA JUGA :   Berangsur Surut, Pemkab Demak Genjot Pompanisasi Air Banjir

Sementara Ketua PPTI Jateng dr Hartanto berkomitmen membantu Pemprov Jawa Tengah, untuk mengejar target eliminasi TBC 2030. Upaya yang akan dilakukan mulai dari edukasi, pencegahan, hingga penanganan.

Hartanto menambahkan, PPTI juga akan memperkuat kemitraan dengan berbagai unsur, seperti sekolah, pondok pesantren, dan dunia industri. Hal itu penting, agar seluruh elemen masyarakat melek TBC.

“PPTI siap membantu pemerintah untuk mencari kasus, membantu skrining, mengantar ke fasilitas kesehatan, kemudian mendampingi sampai dengan pengobatan secara tuntas,” bebernya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *